YUK INTIP PENGALAMAN MAHASISWI ULM MENGIKUTI SPACE DI JEPANG

  • Whatsapp

Topwarta.com, Mahasiswi Fakultas Tehnik (FT) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Annisa Mutia Rahmah (21) beruntung mendapatkan kesempatan mengikuti Saga University Program of Academic Exchange (SPACE) di Kyushu, Jepang.

Program pertukaran mahasiswa yang berlangsung dari Bulan Oktober 2019 hingga Maret 2020 ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MOU) FT ULM dengan Saga University dalam bidang akademik dan kebudayaan.

Gadis yang akrab disapa Annisa ini menjadi perwakilan FT ULM setelah mengikuti rangkaian seleksi tingkat fakultas dan universitas di ULM.
“Ada seleksi dari Fakultas kemarin, itu seleksinya berdasar transkip nilai perkuliahan, skor TOEFL, presentasi paper dan wawancara”, jelas gadis yang pernah menjadi volunteer pada program Taiwan Higher Education Fair.

Annisa menceritakan selama di Kyoto, dirinya mengambil kelas sains, engineering, dan manajemen lingkungan sesuai dengan program studinya di ULM. Selebihnya ia menghabiskan waktu di laboratorium guna mengerjakan riset bersama professor pembimbingnya.

Mahasiswi Fakultas Tehnik (FT) Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

“Awalnya beliau hanya minta menguji sample tanah, kemudian aku coba ajukan untuk jadi bahan riset Alhamdulilahnya diterima”, papar gadis kelahiran 16 Oktober 1999.

Gadis yang juga merupakan Wakil III Duta Bahasa Kalsel pada tahun 2019 ini mengapresiasi fasilitas penunjang pendidikan yang ada di Saga University.
“nggak ribet nyari tempat buat print atau fotocopy karena itu fasilitas dasar yang disediakan, selain itu ada ruangan khusus untuk penelitian dengan fasilitas terbaik”, tuturnya

Menurutnya hal yang paling menarik ketika berada di Jepang adalah penanganan bencana alamnya, dimana Jepang sudah menerapkan sistem pencegahan bencana dari desain bangunan hingga fasilitas kesehatan yang digratiskan oleh pemerintah.
“Mereka (penduduk Jepang) itu super aware dgn kehidupan masyarakat mereka. Dari kecil udh diajarin gimana penanganan kalau ada bencana, balai kota di desain khusus agar bisa digunakan sebagai shelter pas ada bencana. Makanan dan obat sudah disiapkan gratis oleh pemerintah”, jelas peraih gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakultas Teknik 2019 ini.

Baca Juga   Mahasiswa ILKOM ULM Serap Pengalaman Para Jurnalis Pemenang Lomba Adinegoro

Annisa juga berharap pemerintah Indonesia juga dapat berkembang dalam bidang teknologi khususnya bidang penangulangan bencana
“Harapan aku sih Indonesia bisa seperti ini juga”, tutupnya.

Reporter : Nagawati Limantara
Editor : Akbar Laksana

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *