Warga Kayutangi II Tolak Asrama BKD Dijadikan Tempat Karantina ODP Corona

  • Whatsapp

Topwarta.Com,Banjarmasin- Puluhan warga Komplek Kayu Tangi II, Jalan Brigjen H. Hasan Basry Kelurahan Pangeran, Banjarmasin berkumpul pada Selasa (7/4) malam.

Dari informasi dilapangan, kerumunan warga tersebut menolak rencana peruntukkan Kantor Balai Diklat Pemko Banjarmasin yang akan dijadikan pusat karantina untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19 di Kota Banjarmasin.

Salah satu warga setempat, Fauzi mengatakan, warga di kompleknya sangat terkejut begitu mendapatkan informasi dari tetangganya yang masih termasuk dalam wilayah RT 15.

“Kita tahu dari warga yang mendapat informasi jika bangunan Asrama BKD milik Pemko yang masuk di wilayah Komplek Kayu Tangi II ini dijadikan pusat karantina ODP dan PDP,” ucapnya pada topwarta.com.

Pasalnya, pihaknya sebagai warga setempat tidak pernah menerima sosialisasi dari Pemko Banjarmasin tentang ditetapkannya bangunan tersebut sebagai tempat isolasi.

“Malah ketua RT setempat bingung, masyarakat di sini yang mendatangi ketua RT. Sebenarnya Gedung ini digunakan untuk apa?,” Tandasnya.

Lanjutnya, aksi serupa merupakan bentuk keluhan masyarakat setempat yang sifatnya spontanitas. “Penggunaan gedung untuk karantina ini seolah-olah dirahasiakan dari kita, ketua RT saja tidak bisa memberikan jawaban apa-apa, sedangkan Banjarmasin Utara sudah masuk zona merah,” tandasnya.

Ia mengaku bersama warga setempat sudah mengkonfirmasi kepada pihak kecamatan dan kelurahan. Sayangnya kedua petinggi wilayah di Kota Baiman itu tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

Baca Juga   Kepala BKD Ancam Tuntut Balik Satpol PP Atas Kerusakan Kantornya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *