Terkait Status Tanah, DPC BPAN LAI Kirim Surat ke BPN dan BPKAD Tanah Laut

  • Whatsapp

Topwarta.com,Pelaihari- Sehubungan dengan terjadinya Polemik antara PT Parembe dengan Pemkab Tanah Laut terkait Tanah yang saat ini berdiri RSUD H Boejasin, Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara ( DPC BPAN LAI ) Kabupaten Tanah Laut, mengirimkan surat kepada Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Tanah Laut dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Tanah Laut. ( 10/8 )

Ketua DPC BPAN LAI Kabupaten Tanah Laut, H. Dony Arifani menuturkan, melalui surat yang dikirimkan, pihaknya ingin meminta kejelasan terkait status tanah tersebut, apakah didapat dari pembelian/pembebasan ataukah dari hibah.
Hal tersebut sangat pihaknya perlukan, mengingat berita yang berkembang dimasyarakat melalui media sosial ataupun secara langsung masih simpang siur, pihaknya khawatir hal tersebut akan semakin menimbulkan keresahan dimasyarakat.

Ditambahkannya,.hal ini juga agar ada kepastian hukum terkait aset negara, yang mana masyarakat juga berhak mengetahuinya.
” Adapun informasi yang kami butuhkan adalah asal usul pelepasan haknya dari PT Parembe, apakah hibah ataukah ada proses jual beli dengan Pemkab Tanah Laut sehingga terbitnya Hak Pakai untuk RSUD H Boejasin tersebut ” jelas H. Dony.

Pembangunan Pelaihari City Mall sendiri menurutnya akan banyak membawa manfaat bagi perkembangan di Bumi Tuntung Pandang, selain menarik kedatangan para investor juga bisa menyerap tenaga kerja, terutama penduduk lokal.
Namun tentu saja pembangunannya harus memenuhi persyaratan yang di sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
” Kita berharap agar permasalahan ini bisa segera terselesaikan, sehingga bisa bersama-sama membangun Tanah Laut menjadi lebih baik lagi ” tegas H. Dony.

Penulis : Tony Widodo

Baca Juga   Walikota Ibnu Sina Ajak Damkar Cegah Banjir

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *