Terkait Listrik Padam, Borneo Law Firm Tuntut PLN Kalsel-Teng

  • Whatsapp
listrik

Topwarta.com, Banjarmasin – Padamnya aliran listrik pada sebagian wilayah Kalsel-Teng dengan kurun waktu yang lama, Borneo Law Firm tuntut PLN beri kompensasi ganti rugi kepada masyarakat dan profesional.

Presdir Borneo Law Firm, Muhamad Pazri,SH,MH menilai informasi yang beredar luas yakni hanya alasan PLN mengutarakan pemadaman tersebut akibat terjadi gangguan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) di jalur antara Gardu Induk (GI) Rantau dan GI Barikin. indikasi awal gangguan disebabkan oleh sambaran petir pada jalur transmisi SUTT 150 kV tersebut.

Lanjutnya, gangguan tersebut menyebabkan padamnya suplai listrik di beberapa wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Adapun beberapa Gardu Induk yang terhenti suplai listriknya yakni GI Bandara Banjarbaru, GI Cempaka, GI Mantuil, GI Satui, GI Batulicin, GI Sampit, GI Bagendang, dan GI Pangkalan Bun.Suplai listrik pada pelanggan yang berada di sekitar GI tersebut untuk sementara terhenti.

Menurutnya, hal diatas sangat tidak berdasar alasan PLN, karena sejak dulu sampai dengan sekarang selalu terulang menjadi alasan klasik, inilah yang menyebabkan dugaan PLN tidak profesional.

“Kami Borneo Law Firm menilai dengan adanya kasus mati listrik serentak se-Kalsel-Teng, PLN harus memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami masyarakat,” ujarnya.

Pazri menyebut PLN dan Pemerintah Pusat harus adil, contoh pada sekitar Agustus 2019 lalu, pemadaman listrik serentak di sebagian wilayah pulau Jawa, utamanya di Jabodetabek lalu mereka di Konpensasi sampai Triliunan Rupiah, “bagaimana dengan PLN Kalsel-Teng saat ini,” urainya seraya bertanya.

Menurutnya lagi, Padam listrik ini merupakan kejadian yang sangat merugikan konsumen dan mayarakat yang sehari-hari sangat mengandalkan pasokan listrik untuk melakukan aktivitas, terlebih dimatikan pada saat pagi hari, malam dan waktu-waktu yang sangat dibutuhkan adanya aliran listrik.

Baca Juga   Polda Kalsel Ungkap Gudang Jaringan Narkoba Internasional

Padamnya aliran listrik pada sebagian wilayah Kalsel-Teng

“PLN harus tegakkan Undang-Undang, saat ini aturan baru mengenai besaran kompensasi¬† PLN tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2019 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero),” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *