Revolusi Industri Menjadi Tantangan K3 Dalam Proyek Pembangunan

  • Whatsapp
Sukamta pimpin langsung Apel Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Nasional

Topwarta.com,Pelaihari- Bupati Tanah Laut, Sukamta pimpin langsung Apel Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Nasional, apel tersebut sebagai pernyataan dimulainya bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2020.

Bertempat di lapangan Pertasi Kencana, Jln. A. Syairani Komplek Perkantoran Gagas Pelaihari, Apel peringatan hari K3 Nasional di hadiri oleh Kepala Balai Pengawas Ketenaga Kerjaan Provinsi Kalimatan Selatan, Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Kodim 1009/Pelaihari, Polres Tanah Laut, Sekretaris Daerah Tanah Laut, Para Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Pimpinan Perusahaan Se – Kabupaten Tanah Laut, F Hukatan KSBSI Tanah Laut.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, dalam sambutannya yang di bacakan oleh Bupati Tanah Laut, Sukamta, mengatakan, Peringatan Hari K3 Nasional tahun 2020 merupakan momentum yang strategis dan bersejarah, mengingat Undang-Undang nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja telah mencapai usia 50 tahun.

“Pada usia setengah abad , Undang – Undang ini mengalami tantangan – tantangan baru dalam dunia Ketenagakerjaan, salah satunya adalah Revolusi Industri,” ujarnya.

Kemudian, Dibeberkannya, dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang di tandai dengan adanya Inovasi, otomatis, suoer computer, artifical intelegense dan fleksibilitas pola kerja yang membawa perubahan ekonomi berbasis digital.

Sukamta pimpin langsung Apel Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Nasional

Atas dasar hal itu, Kementrian Ketenagakerjaan mengambil tema ” Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya Keselamaran dan Kesehatan Kerja ( K3 ) pada Era Revolusi Industri 4.0 berbasis teknologi informasi ” sebagai tema pokok Bulan K3 tahun 2020.

Sukamta pimpin langsung Apel Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Nasional

Dipaparkannya, Pemerintah saat ini memiliki 7 agenda prioritas yang tertuang dalam RPJM, dua diantaranya adalah meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing serta memperkuat insfratuktur untuk mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan dasar.

Baca Juga   Stok Darah PMI Tala Menipis, Bupati Ikut Donor Darah

“Kita perlu melakukan lompatan dan terobosan dengan inovasi – inovasi baru agar pelaksanaan K3 dapat terus diperkuat ditengah gerak perubahan masyarakat dan revolusi industri yang kian melesat,” tutup Sukamta.

Ketua DPC F Hukatan KSBSI Tanah Laut, Tony Widodo berharap jangan sampai problem K3 hanya diingat dan dibahas saat terjadi kasus kecelakaan atau musibah di tempat kerja, jangan sampai baru peduli soal K3 ketika ada gugatan dari keluarga korban atau masyarakat.

“Keselamatan adalah yang utama. Serikat pekerja akan memberi perhatian dan mendorong agar K3 dapat dijalankan secara efektif,” pungkasnya.

Reporter/Foto : Tony Widodo
Editor : Mukta

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *