PLN Didemo, Masyarakat Menjerit Bayar Listrik Selangit

  • Whatsapp

Topwarta.com,Banjarmasin- Puluhan massa yang di komandoi oleh Pentolan Forpeban dan IPPI Kalsel Din Jaya, geruduk Kantor Cabang PLN Wilayah Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat. ( 15/6 )

Menggunakan Mobil PMK Raden Jaya untuk mengangkut personil sekaligus sound system, Din Jaya melampiaskan unek-unek masyarakat Kalimantan Selatan di depan Kantor PLN, atas naiknya tagihan listrik yang sangat besar kepada masyarakat Kalimantan Selatan di saat pandemi Covid-19.

Menurut Din Jaya sebenarnya banyak masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut, namun karna situasi pandemi covid 19 maka massa dibatasi oleh aparat, hanya berjumlah 20 orang saja dan menggunakan masker serta wajib jaga jarak sesuai protokol kesehatan.

Dalam orasinya Din Jaya menyampaikan bahwa pembengkakan tagihan listrik jelas membebankan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, tambahan tagihan tersebut justru disaat perekonomian masyarakat yang sedang babak belur seperti sekarang ini.

“ Sangat tidak pantas, jika PLN justru memunculkan utang yang dibebankan kepada pelanggan, dengan dalih kurang tagih atau kurang pencatatan meter listrik. Ini jelas kesalahan PLN, kenapa harus pelanggan yang menanggung ” ucap Din Jaya.

Menurutnya masyarakat sudah patuh untuk tetap berada dan bekerja dari rumah demi mencegah merebaknya virus Corona. Anehnya, justru masyarakat harus menanggung semua konsekuensi kebijakan pemerintah dan PLN.

“ PLN harus bertanggung jawab atas masalah yang dialami masyarakat. PLN harus mencantumkan jumlah pemakaian dan harga per Kwh pada struk tagihan setiap bulan. Sudah bertahun-tahun masyarakat tidak tahu berapa daya listrik yang dikonsumsinya ” kata Din Jaya.

Baca Juga   Ternyata ISPA Biasa, Pasien Rujukan Terduga Corona Asal Angsana

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *