Penyuluh Kehutanan Terus Monitor Produksi Asap Cair

  • Whatsapp

Topwarta.com,Kandangan- Disinfektan sebagai bahan untuk sterilisasi dan pencegahan penyebaran Virus Covid-19, semakin langka serta mahal. Tidak ingin terlambat dalam penanganan, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengeluarkan Surat Edaran  Nomor 360/194/KL/BPBD tentang Aksi Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Desease (Covid-19).

Dinas Kehutanan Kalsel memiliki kelompok tani hutan binaan yang telah memproduksi asap cair.  Menurut Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi KLHK, asap cair mampu menjadi disinfektan ampuh meski dengan konsentrasi 1 %, teruji lebih efektif dari etanol 70%.

Bermodalkan amanat gubernur dan hasil penelitian, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq langsung menginstruksikan agar produksi asap cair terus dipacu dan dimonitor.

KPH Hulu Sungai memiliki 3 KTH penghasil asap cair.  Rudiono Herlambang, Kepala KPH Hulu Sungai memacu hasil produksi mereka dengan menurunkan penyuluh kehutanan guna terus memonitor perkembangannya.

Setiap hari, 2 penyuluh kehutanan, H Abdul Haris Nasution dan H Syahril,  mendapat tugas mendatangi KTH Telaga Warna Desa Madang Kecamatan Padang Batung Kabupaten HSS,  serta KTH Wana Mitra Sejahtera dan KTH Sahurai Bersama di Desa Ayunan Papan Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin.

Beberapa hari yang lalu pihaknya mampu  mengumpulkan hasil produksi asap cair dengan total 560 liter.

 

Penulis : Yudha

Sumber Ist

Baca Juga   Lima Desa Mendapat  Disinfektan Asap Cair Murni Dishut Kalsel

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *