Pemkab Tala Sampaikan 3 Raperda Tahun 2020

  • Whatsapp

Topwarta.com, Pelaihari – Wakil Bupati Tanah Laut, Abdi Rahman, sampaikan tiga rancangan peraturan daerah Kabupaten Tanah Laut pada rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Laut, Senin 03/02/2020.

Abdi Rahman mengatakan, ketiga rancangan peraturan daerah yang di sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupten Tanah Laut tersebut adalah Rancangan peraturan daerah Kabupaten Tanah Laut tentang perlindungan anak.

Menurutnya, bagi pemerintah daerah perlindungan anak tidak hanya terkait tindak kekerasan seksual atau psikis terhadap anak, tetapi lebih besar dari itu, yakni melindungi anak dari pola perilaku menyimpang yang di peroleh dari lingkungan sekitar atau dari kemajuan teknologi.

“Untuk itulah dalam raperda ini disampaikan tiga kebijakan untuk mewujudkan Kabupaten layak anak,” ujarnya.

Ia membeberkan, untuk mencapai hal tersebut perlu dilakukan selektif dalam setiap penyelenggara kegiatan hiburan agar dinyatakan aman untuk dilihat oleh anak, mencanangkan dan menetapkan ruang publik tertentu sebagai zona aman anak dan memberlakukan jam malam untuk di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Adapun berikutnya, Abdi Rahman membeberkan rancangan peraturan daerah Kabupaten Tanah Laut tentang pembinaan dan pengembangan kepemudaan dan keolahragaan.

Tiga rancangan peraturan daerah Kabupaten Tanah Laut

Menurutnya, pemuda adalah agent of change dalam proses pembangunan dan menjadi kekuatan moral serta kontrol sosial bagi masyarakat. Pembangunan kepemudaan dan keolahragaan perlu dilaksanakan melalui kegiatan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan serta kepeloporan pemuda, dan pemerintah daerah mengejawantahkannya menjadi norma-norma dalam raperda tersebut.

Kemudian, rancangan peraturan daerah Kabupaten Tanah Laut tentang pengelolaan, pengendalian restribusi perparkiran dalam wilayah Kabupaten Tanah Laut. Sebagimana di ketahui, restribusi parkir merupakan salah satu potensi yang di kelola sebagai sumber penerimaan daerah.

Hal tersebut menjadi tolak ukur dalam dalam menilai tingkat pendapatan asli daerah yang di peroleh di wilayah tersebut, yang nantinya akan di alokasikan untuk pembangunam wilayah, khususnya dalam pembangunan fasilitas dan sarana perbaikan lahan parkir yang berdampak pada tata kelola dalam pelaksanaan parkir, sehingga berjalan dengan baik.

Baca Juga   Dewan Tuntut, BUMD Kalsel Bisa Meningkatkan PAD

“Dengan semangat kerja keras dan pengabdian yang tinggi, marilah kita menyatukan langkah dan tekad bekerjasama dengan penuh tanggung jawab dan penuh optimisme, dengan gawi manuntung rakyat bauntung,” tutup Abdi.

Reporter/Foto : Tony Widodo
Editor : Mukta

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *