KSBSI dan KSPSI Kalsel Tolak RUU Omnibus Law

  • Whatsapp
KSBSI dan KSPSI Kalsel Tolak RUU Omnibus Law

Topwarta.com, PelaihariGabungan Serikat Pekerja / Serikat Buruh Provinsi Kalimantan Selatan, tolak rancangan undang – undang ‘Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja’ yang dianggap merugikan kaum buruh, Jumat 17/01/2020.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( KSBSI ) Provinsi Kalimantan Selatan, Wagimon, usai menghadiri kegiatan Video Conference ( Vicon ) dalam rangka mengantisipasi situasi keamanan terkait perkembangan Omnibus Law cipta lapangan kerja klater ketenagakerjaan terkini di Mapolda Kalimantan Selatan.

KSBSI dan KSPSI menilai Omnibus Law bukan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja, sebaliknya justru akan menimbulkan hilangnya hak – hak pekerja/buruh.

KSBSI dan KSPSI Kalsel Tolak RUU Omnibus Law

KSBSI dan KSPSI Kalsel Tolak RUU Omnibus Law

 

“Dengan adanya Omnibus Law, justru buruh akan banyak dirugikan, antara lain, menghilangkan upah minimum, menghilangkan pesangon, penggunaan outsourcing makin marak, lapangan pekerjaan bisa diisi TKA tidak terampil dan jaminan sosial terancam hilang,” jelas Wagimon.

Ditambahkannya, KSBSI memberikan 5 catatan kritis terkait kondisi perburuhan yang membutuhkan perhatian pemerintah dan sifatnya mendesak.

Baca Juga   Mukhyar Bantah Atas Tuduhan, Adanya KKN di DLH Banjarmasin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *