KPPN Pelaihari Gunakan Aplikasi eSPM Sebagai Sarana Pengajuan Surat Perintah Membayar

  • Whatsapp

Topwarta.com,Pelaihari- Sebagai unit kerja yang bertugas menyalurkan APBN, di masa darurat pandemic COVID-19 ini KPPN Pelaihari tetap bertugas melayani pengajuan Surat Perintah Membayar dari Satker mitra kerjanya. ( 28/4 )

Kepala KPPN Pelaihari, Woro Triwening Renggani, menuturkan, yang berbeda adalah system pelayanan, yaitu tidak dilaksanakan melalui layanan tatap muka. Sebagai tindak lanjut atas ketentuan yang diatur dalam surat edaran Dirjen Perbendaharaan nomer SE-25/PB/2020, layanan dengan tatap muka dan kunjungan Satker secara langsung di KPPN Pelaihari telah dihentikan sejak tanggal 20 Maret 2020.

” Sebagai gantinya, mekanisme pengiriman Arsip Data Komputer (ADK) dan softcopy SPM serta dokumen pendukungnya dikirim melalui email resmi Satker yang terdaftar di KPPN Pelaihari ” jelas Woro.

Untuk itu demi upaya peningkatan kualitas layanan, KPPN Pelaihari menyiapkan aplikasi berupa link antrian elektronik, yang dapat memberikan informasi kepada Satker terkait tahapan pemrosesan SPM yang diajukan. Sehingga Satker dapat memantau secara mandiri apakah SPM yang dajukan benar, tersedia informasi tentang urutan antrian pemrosesan SPM, dan sampai dimana proses SPM yang diajukannya sampai menjadi dokumen pencairan dana.

Selanjutnya tata kelola proses pengajuan SPM semakin ditingkatkan lagi dengan ketentuan yang diatur dalam surat edaran Dirjen Perbendaharaan  nomer SE-31/PB/2020, tentang Mekanisme Pengiriman Dokumen Tagihan Secara Elektronik pada Masa Keadaan Darurat COVID-19. Telah dilakukan penyempurnaan aplikasi eSPM yang semula hanya digunakan pada KPPN Khusus Pinjaman dan Hibah di Jakarta sehingga dapat digunakan untuk pengiriman dokumen SPM pada KPPN di seluruh Indonesia.

Baca Juga   Bupati Tanah Laut Tetapkan Siaga Darurat Suspect Covid-19

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *