Komisi II DPRD Kalsel Lakukan Monitoring ke BPBD Tanah Laut

  • Whatsapp

Topwarta.Com,Pelaihari- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Suprastowo mengatakan, sebagaimana di ketahui, RSUD H. Boejasin Pelaihari menjadi salah satu Rumah Sakit rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut tentu saja bukan hanya menjadi tanggung jawab Kabupaten, tapi juga menjadi tanggung jawab pihak Provinsi dan pihak Pusat.

Apalagi hingga saat ini Rumah Sakit di Tanah Laut belum memiliki spesialis paru, dan di Provinsi pun spesialis paru hanya tinggal 5 orang.

” Hal ini tentu saja akan menjadi kendala, rencananya Senin depan akan kita bicarakan dalam rapat antara Pimpinan Dewan, Pimpinan Komisi dan Gugus Tugas ” jelas Imam, (16/4).

Lebih lanjut Imam Suprastowo mengatakan, untuk proteksi Tanah Laut sebenarnya sudah cukup bagus, namun yang masih perlu di waspadai adalah dari klaster Goa.

Sebagai contoh wilayah Banjarbaru, hampir separo dinyatakan reaktif, demikian juga dengan daerah-daerah lain.

Baca Juga   Sulaiman dan Imam Ajak Warga Tanah Laut Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *