Jasa Transportasi Wisata Mati Total Karena Corona

  • Whatsapp

Topwarta.com,Banjarmasin- Dampak Covid-19 di Kota Banjarmasin ternyata berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari sektor pariwisata milik Kota Baiman itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq mengatakan, menurut data terakhir per 1 April 2020, dari seluruh pariwisata yang paling terdampak adalah jasa penyedia transportasi wisata seperti kelotok wisata, bus wisata dan ojek wisata.

“Dampak Corona ini bahkan sampai 100% membuat mati jasa penyedia transportasi wisata,” ucapnya pada Topwarta.com, Senin (6/4) malam.

Ia menyebut, wabah ini membuat seluruh tenaga kerja dari para pelaku usaha penyedia jasa tersebut hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak dengan adanya wabah yang mendunia ini.

“Ada 235 tenaga kerja yang terdampak karena tidak bisa beroperasinya jasa trasportasi wisata ini,” ujarnya.

Ia mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya tenaga kerja yang harus terkena Pemutusan Hak Kerja (PHK) dari pihak penyedia jasa.

Dengan demikian, pihaknya berharap agar wabah Covid-19 ini bisa segera berakhir dab bisa mengembalikan keadaan seperti sedia kala.

“Kita tentu berharap dalam 6 bulan ini sudah pulih, ekonomi stabil dan sektor pariwisata bisa recovery secara cepat khususnya di kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha kelotok wisata, Suhai mengaku hanya bisa pasrah dan mengikut anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah demi keselamatan.

“Kita juga mau jalan dan cari duit, tapi yaa kenyataan seperti ini, bagaimana lagi. Karena ini demi kemananan dan kesehatan kita juga,” tandasnya,

 

 

Penulis : Zakir

Baca Juga   M Ghalih Pemuda asal Tala Raih Peringkat I Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kalsel 2020 Kepeloporan Bidang Pendidikan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *