DLH Banjarmasin Cemas “Investor Tanpa Amdal” Akan Rusak Lingkungan

  • Whatsapp

Topwarta.com,Banjarmasin- Isu soal penghapusan Amdal (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) dalam Omnibus Law terkait proyek pembangunan menuai beragam tanggapan, termasuk dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Kasi Pengkajian Amdal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Adi Rahman, mengatakan pihaknya mengakui sudah mendengar isu tersebut dan sangat menyayangkan ketika wacana tersebut benar terjadi.

“Penghapusan Amdal memang jadi topik pembicaraan saya dengan beberapa teman diinstansi lain, terutama dari pihak walhi,” ucapnya ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis (30/01) pagi.

Menurutnya, jika penghapusan Amdal memang diberlakukan, maka hal tersebut akan banyak menimbulkan kerusakan pada lingkungan. “Bagaimana tidak merusak kalau suatu pembangunan menyampingkan salah satu syarat yang penting ini,” ungkap pria yang kerap disapa Adi itu.

Isu soal penghapusan Amdal

Ia mengakui, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima rujukan resmi dari kementrian terkait mengenai rencana yang diajukan dalam Omnibus Law tersebut.

“Ini kan masih rencana yang diajukan dalam Omnibus Law, belum ada tanggapan oleh Kementrian Lingkungan Hidup. Nanti kalau memang sudah ada ya mau tidak mau kita ikuti,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa adanya aturan yang harus menyertakan sertifkat Amdal dalam suatu pembangunan sudah tepat. Pasalnya pemerintah pasti mengutamakan dampak lingkungan yang diakibatkan dari suatu pembangunan.

“Tidak mungkin pemerintah pusat tidak memikirkan itu, kemungkinan akan diganti dengan regulasi baru untuk memudahkan para investor untuk membangun investasi di Indonesia,” jelas Adi.

Baca Juga   Ditresnarkoba Polda Kalsel Blender 34,27 Kg Narkotika

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *