Dandim 1009/Pelaihari Ingatkan Penanggulangan Karhutla Tidak Menunggu Titik Api Muncul

  • Whatsapp

Topwarta.com, Pelaihari – Penanggulangan karhutla tidak hanya dilaksanakan saat titik api sudah muncul, tapi jauh- jauh hari sebelum musim kemarau tiba harus sudah dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya membakar hutan dan lahan, termasuk ancaman hukuman kurungan bagi orang yang sengaja melakukan pembakaran. ( 4/8 )

Hal tersebut disampaikan Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, S.H., M.A, usai mengikuti Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2020 di Kabupaten Tanah Laut.
Siaga Karhutla sendiri ditetapkan pada tanggal 01 Juli 2020 sampai dengan 30 November 2020.

Adi Yoga menambahkan, ini adalah langkah antisipasi atau preventif sehingga kejadian kebakaran dapat dicegah dikarenakan masyarakat sadar dan mengerti tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan yang efeknya tidak hanya sektor ekonomi, tapi juga kesehatan, pendidikan dan transportasi.
” Selain itu saat kita bersama masih menghadapi wabah covid 19 yang belum selesai ” ucap Adi Yoga.

Dirinya mengharapkan Partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk mencegah karhutla karena keterbatasan jumlah personel petugas yang siaga di lapangan.
” Diharapkan di setiap desa dan kelurahan khususnya yang wilayahnya rawan bencana karhutla, memiliki komunitas Masyarakat Peduli Api dan relawan tanggap bencana yang akan sangat membantu tugas satgas karhutla saat kebakaran hutan dan lahan terjadi. KEMARAU TIBA, STOP PEMBAKARAN HUTAN DAN LAHAN ” tegas Adi Yoga.

Penulis : Tony Widodo

Baca Juga   BPBD Amankan Sekelompok Migrasi Tawon yang Bersarang di Pemukiman

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *