Bawaslu Kalsel Ajukan Pleno ke DKPP Terkait Status Gusti Makmur

  • Whatsapp

Topwarta.com,Banjarmasin- Perkara dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, Gusti Makmur kini memasuki tahap baru.

Komisioner Bawaslu Provinsi Kalsel, Nur Kholis Majid mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa kajian terkait kasus yang menyeret Ketua KPU itu dan menghasilkan kesimpulan bahwa yang bersangkutan telah melanggar Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilihan umum.

“Berdasarkan ditetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka, berarti itu sudah terbukti melanggar kode etik,” ucapnya pada saat jumpa pers di kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Senin (27/01) Malam.

Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh Bawaslu Kalsel selanjutnya adalah menunggu surat resmi keputusan dari Polres Banjarbaru bahwa yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka beserta 2 alat bukti dan segera akan mengajukannya kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta untuk proses selanjutnya.

Perkara dugaan pelecehan seksual

“Paling lambat besok (Selasa 28/01) kami sudah menerima surat putusan itu, dan akan mengajukan pleno terkait bagaimana status Gusti Makmur di KPU ini melalui Sidang Kehormatan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie. Ia menyampaikan bahwa langkah yang diambil oleh Bawaslu Kalsel sudah tepat.

“Tentu saja proses ini adalah demi kepastian hukum bagi yang bersangkutan dalam integritasnya sebagai penyelenggara pemilu,” ujar pria dengan sapaan Dhanie ini.

Oleh karena itu, pihaknya mengambil sikap untuk menyampaikan hasil perkara itu kepada DKPP Pusat.

Ia menegaskan, bahwa ada dua hal yang perlu dijaga dan diperhatikan dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu, yaitu etika atau integritas dan saat penyelenggaraan.

“Dan terbukti dari ditetapkannya sebagai tersangka artinya yang bersangkutan telah melanggar integritas sebagai penyelenggara pemilu,” tandasnya.

Baca Juga   ICMI Kalsel Sebut Pernikahan Beda Agama Haram.

Sebelumnya, ia memaparkan mengapa hingga saat ini bawaslu masih belum mengambil sikap terhadap kasus yang menjerat Gusti Makmur yang masih aktif sebagai komisioner di KPU Kota Banjarmasin.

“Kita tetap menganut azas praduga tak bersalah, jadi harus berhati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam menangani kasus ini, apalagi kasus ini merupakan kasus yang termasuk non penyelenggaraan,” paparnya.

Dengan demikian, pihaknya tetap menyerahkan keputusan finalnya kepada DKPP. “Kita tunggu saja nanti, dengan dua alat bukti dari hasil penyelidikan kepolisian semoga hasilnya bisa segera keluar,” pungkasnya.

Reporter : Fadlan Zakiri
Editor : Erwand
Foto : Fadlan Zakiri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *