Akhirnya Anisa dan Akmal Korban Kecelakaan Tunggal Diijinkan Pulang

  • Whatsapp

Topwarta.com, Pelaihari – Didampingi beberapa anggota R2T, BRC dan PMI, Noor Anisa dan Muhammad Akmal anggota pemadam kebakaran dari Bati-Bati Respon Cepat ( BRC ) Emergency yang menjalani perawatan di RSUD H Boejasin Pelaihari telah di ijinkan pulang kerumah. ( 24/9 )

Noor Anisa dan Muhammad Akmal bersama 5 orang anggota BRC lainya dirawat akibat mobil pemadam kebakaran jenis minibus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal.

Peristiwa bermula saat terjadi kebakaran di Jalan Pintu Air Pelaihari, Bati-Bati Respon Cepat ( BRC ) Emergency yang berposko di Jalan Ubudiyah bertolak menuju ke lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan api.

Anisa menuturkan, saat melintas di Jalan A Yani Gunung Khayangan Desa Ambungan, mobil yang di kemudikan Ahmad Firdaus tiba-tiba kehilangan kendali, mobil sempat oleng sebelum akhirnya terbalik di atas tumpukan tanah bekas galian kabel.
” Sebelumnya mobil sempat oleng ke kiri, trus kekanan dan akhirnya terbalik ” ucap Anisa.

Setelah para penumpang berhasil keluar dari dalam mobil yang terbalik, tiba- tiba peristiwa yang tidak sepantasnya di alami Ahmad Firdaus sang sopir.


Beberapa pekerja galian kabel yang berada di lokasi kejadian justru memaki-maki dirinya, bahkan beberapa pukulan dan tendangan sempat mereka layangkan.
Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha melerai, namun tetap saja beberapa pukulan dan tendangan mendarat di tubuh Ahmad Firdaus sebelum di bawa kerumah sakit.
Kejadian tersebut sempat terekam kamera oleh warga yang berada di lokasi kejadian dan menyebar luas di media sosial.

Atas kejadian pemukulan tersebut, pihak Bati-Bati Respon Cepat ( BRC ) Emergency akan melakukan musyawarah bersama pihak-pihak terkait mengenai langkah apa yang akan mereka tempuh selanjutnya.

Penulis : Tony Widodo

Baca Juga   Giliran Khairul Saleh dan Habib Ali Serahkan Berkas Dukungan di Jalur Perseorangan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *